Selasa, 22 April 2014

Pengalaman dan Kesan Selama Berkuliah Di Universitas Gunadarma

     Saya akan sedikit menceritakan pengalaman pribadi saya selama berkuliah di Universitas Gunadarma.
Berkuliah disini cukup nyaman, karena lokasi kampus yang mudah diakses. Kegiatan perkuliahan yang cukup komunikatif antara mahasiswa dan dosen. Selain itu mahasiswa disini tergolong bersahabat dan mudah diajak bergaul. 
     Kegiatan perkuliahan juga cukup bagus karena disokong oleh dosen yang berpengalaman dan sudah mahir dalam bidang mata kuliah yang diajarkan, namun juga ada beberapa dosen yang sedikit membosankan apabila sedang mengajar. 
     Fasilitas yang cukup memadai juga cukup membuat saya betah berkuliah disini, namun masih ada beberapa kekurangan dari fasilitas yang diberikan oleh pihak kampus, seperti WiFi yang sulit diakses, Studentsite sering bermasalah, beberapa toilet yang agak kotor, beberapa kelas yang tidak nyaman dikarenakan pendingin ruangan yang tidak berfungsi maksimal, lahan parkir yang kurang luas, serta masih menggunakan mesin ketik dan OHP untuk mengerjakan tugas laporan praktikum dan presentasi.
     
     Demikian adalah sedikit pengalaman saya selama berkuliah di Universitas Gunadarma, kurang lebihnya saya minta maaf.
     
     Wassalam...

Kekurangan Universitas Gunadarma Versi Saya Pribadi

     Pada tuilsan saya saat ini, saya akan menceritakan sedikit kekurangan dari Universitas Gunadarma. Sebenarnya tak begitu mencolok apa yang menjadi kekurangan dari Universitas ini.
     Universitas Gunadarma menyediakan loker virtual untuk para mahasiswanya, loker virtual ini harus diakses menggunakan internet, namun loker virtual ini sering sekali mengalami gangguan. Loker virtual ini sulit sekali diakses apabila sedang dalam masa-masa rangkuman nilai sudah dibagikan di loker virtual ini, apabila banyak mahasiswa yang mengakses maka banyak mahasiswa lainnya tidak bisa mengakses ke loker virtual ini dengan berbagai kemungkinan, seperti server yang penuh atau akses yang dibatasi. Kesulitan ini juga menjadi salah satu kendala apabila mahasiswa harus mengirim tugas ke bagian portofolio tugas yang disediakan dalam loker virtual ini.
     Salah satu kekurangan yang ada di gedung J1 yang menjadi tempat saya berkuliah adalah lahan parkir yang kurang memadai, dimana harus ada parkir ekstra yang disediakan oleh selain dari pihak kampus. Apabila mahasiswa tidak kebagian parkir didalam kawasan gedung kampus maka mahasiswa harus agak sedikit berjalan ke samping kiri dan kanan kampus agar bisa mendapatkan lahan parkir.
     Di kampus Gunadarma juga disediakan fasilitas WiFi, namun untuk mengaksesnya pun cukup sulit, apalagi untuk kampus daerah Bekasi. Kesulitannya adalah batas akses yang diberikan, apabila sudah beberapa mahasiswa mengakses fasilitas ini maka banyak mahasiswa lain harus menunggu mahasiswa lain yang akan berhenti mengakses WiFi, jadi bisa disebut berebut bila ingin mengakses WiFi.
     Bila di Universitas lain sudah menggunakan proyektor dalam kegiatan presentasi di kelas, namun di beberapa kampus disini masih menggunakan OHP yang sedikit mempersulit kegiatan presentasi.

     Sekian kekurangan dari Universitas Gunadarma yang saya ketahui, bila ada kekurangan mohon dimaafkan, ini hanya adalah apa yang saya rasakan sehari-hari bila sedang berada di kampus.
     
     Wassalam....

Kelebihan Universitas Gunadarma Versi Saya Pribadi

     Universitas Gunadarma adalah salah satu Universitas yang sudah ternama di Indonesia, salah satu Universitas yang besar dan memiliki banyak bidang studi yang dapat mempermudah calon mahasiswa untuk memilih studi yang diinginkan.
     Memiliki beberapa gedung Universitas yang terpisah di berbagai daerah juga mempermudah calon mahasiswa yang ingin berkuliah disini tanpa harus ke kampus pusat yang berada di daerah Depok, Jawa Barat. Gedung yang tersedia adalah di J1 dan J2 terdapat di Kalimalang Bekasi, J3 berada di Ruko Niaga Kalimas, J4 berada di Ruko Kemang Pratama dan J5 berada di Cakung Jakarta Timur. Untuk gedung yang jadi tempat perkuliahan SarMag berada di TB Simatupang Jakarta, serta Gedung Utama Berada di Depok seperti kampus D, E, dan G.
     Untuk Fakultas yang disediakan adalah diantaranya Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi, Ekonomi, Teknik Sipil dan Perencanaan, Teknik Industri, Psikologi serta Sastra. Dalam masing-masing fakultas terdapat beberapa jurusan yang bisa dipilih oleh para calon mahasiswa.
     Tersedia juga beberapa UKM yang dapat diikuti oleh mahasiswa yang ingin memiliki kesibukan selain perkuliahan, juga ada Badan Eksekutif Mahasiswa(BEM) bagi mahasiswa yang ingin berorganisasi di kampus.
   
    Sekian beberapa kelebihan dari Universitas Gunadarma bagi diri saya pribadi, selebihnya bila ada kekurangan mohon dimaklumi.

     Wassalam....

Jumat, 28 Maret 2014

Tentang Saya [3] (Tugas Bahasa Indonesia 2)

Sedikit tentang keluarga saya.
   Saya memiliki satu orang Ayah dan Ibu yang sangat luar biasa. Mereka mampu mendidik, mengasuh, merawat ketiga orang anaknya tanpa ada hal yang tidak adil, semua terbagi rata. Kasih sayang, perhatian, pengertian, pengajaran tidak dibedakan sama sekali. Mereka juga cukup sabar menghadapi anak-anaknya, baik anaknya dalam keadaan bahagia maupun keadaan sedih. Saya memiliki dua orang adik perempuan yang lucu-lucu(pada awalnya). Namun semenjak mereka beranjak dewasa mereka mulai sedikit agak menjengkelkan, hehehe. Namun rasa sayang saya terhadap mereka tidak akan pernah berkurang sedikitpun.    Saya dan adik pertama saya terbilang masih beruntung karena merasakan hangatnya pelukan dan kepedulian dari seorang ayah, namun tidak begitu dengan adik saya yang paling kecil. Ayah saya mulai sering dirawat di Rumah Sakit saat itu, jadi adik saya yang paling kecil agak sedikit kurang mendapat pengalaman-pengalaman berkesan bersama seorang sosok ayah, hingga suatu saat ayah pegi untuk selamanya dipanggil oleh Tuhan mendahului kami. Maka dari itu bagaimanapun saya akan tetap menjaga adik-adik saya agar mereka tetap merasakan dapat kepedulian dari seorang laki-laki di dalam keluarga kami.
   Kini kami hanya tinggal bertiga di rumah kami yang sederhana, namun kaya akan suasana kekeluargaan. karena itu saya tak pernah merasa jenuh bila berada di rumah. Karena suasana hangat, aman, dan nyaman selalu tercipta di dalam suasana rumah kami ini. Saya masih sangat merasa beruntung memiliki keluarga yang rukun meskipun keluarga ini kurang lengkap setelah Ayah tiada.

Tentang Saya [2] (Tugas Bahasa Indonesia 2)

Sedikit tentang kebiasaan saya.
   Saya seperti orang-orang lain seperti biasanya yang memiliki kegiatan dan aktifitas tiap harinya. Aktifitas utama saya saat ini adalah menjadi seorang mahasiswa yang sedang mengejar titel sarjana S1. Saya kuliah dengan jadwal yang sudah ditentukan oleh pihak kampus ditempat saya kuliah, selain kelas biasa saya juga memiliki kegiatan praktikum di tiap minggunya disela-sela jadwal kuliah yang padat selama seminggu. Hanya hari Kamis dan Minggu yang mungkin saya bisa isi dengan istirahat, namun itu juga masih disibukkan dengan kegiatan semester ini yaitu menyusun sebuah Penulisan Ilmiah yang sudah menjadi syarat yang ada pada semester 6 yang saya jalani sekarang.
   Rutinitas saya sehari-hari selain berkuliah adalah berkumpul dengan keluarga dan teman-teman saya. Browsing di internet tentang informasi-informasi dan aktif di jejaring sosial adalah cara saya untuk sedikit melepas penat dan lelah dari aktifitas yang sudah memenuhi pikiran ditiap harinya. Bercengkrama dengan Ibu serta adik-adik saya juga merupakan salah satu kegiatan yang sangat mampu untuk membantu melepaskan rasa lelah saya selepas beraktifitas, namun ada satu kekurangan di rumah sejak 13 Maret 5 tahun silam. Kini tak ada lagi sosok ayah yang mampu saya jadikan panutan dan jadi tempat saya berkeluh kesah. Membantu ibu sedikit-sedikit untuk menjaga usaha rumahannya juga saya lakukan kala ada waktu senggang bila tak ada jadwal kuliah. Menemani dua adik-adik saya juga jadi salah satu aktifitas saya bila sedang berada di rumah dan tak ada aktifitas.

Tentang Saya (Tugas Bahasa Indonesia 2)

Sedikit tentang saya.
   Kurnia Ijma adalah nama saya yang diberikan oleh kedua orang tua saya 20 tahun lalu. Tepatnya pada tanggal 08 Desember 1993 ketika seorang bayi laki-laki dilahirkan dari rahim seorang Ibu yang telah menjaga, merawat, mengandung selama 9 bulan. Wanita itu bernama Nurrachmi, ia adalah istri dari seorang pria gagah yang bertanggung jawab, pemberani, pengayom keluarga dan tegas bernama Zainal Arifin Nayu.
   Pada saat pertama kali saya merasakan bernafas di dunia yang sebenarnya, saya dilahirkan di Jakarta. Tepatnya di Rumah Sakit Pertamina Jaya Rawamangun, Jakarta Timur. Kemudian saya dirawat dan dibesarkan di tempat dimana kini saya menetap. Saya menetap di Komplek Perumahan BJI Mekarsari, Bekasi Jaya, Bekasi Timur. Disini tempat saya menghindar dan berlindung dari panas teriknya matahari dan dinginnya udara malam.
   Saya tumbuh besar layaknya anak kecil biasa pada umumnya. Bermain, bercanda, mengenyam pendidikan sekolah. Jenjang pertama pendidikan yang saya raih dahulu di TK Islam Raudlatul Jannah, di tahun berikutnya saya berskolah dasar di SD Islam Bani Saleh 1, selama 6 tahun saya menuntut ilmu disana. Kemudian sepeninggalnya saya dari sekolah tersebut saya kembali menuntut ilmu di sebuah sekolah menengah, tepatnya SMP Tunas Harapan Bekasi, 3 tahun saya bersekolah disana dan kemudian memperoleh ijazah. Dilanjutkan kembali sekolah menengah atas di SMA Korpri Bekasi, disana  saya juga bersekolah selama 3 tahun dan lulus. Saat ini saya menjadi salah seorang mahasiswa di Perguruan Tinggi swasta yang ternama, Universitas Gunadarma mengambil jurusan Sistem Informasi Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi.

Senin, 11 November 2013

KORELASI ANTARA BAHASA INDONESIA DENGAN SISTEM INFORMASI

KORELASI ANTARA BAHASA INDONESIA DENGAN SISTEM INFORMASI

Berbicara tentang bahasa tentu bukan merupakan hal yang baru bagi kehidupan manusia. Setiap manusia beraktivitas,pasti memahami dan menggunakan bahasa tertentu.Jadi,dapat dipertegas bahwa bahasa merupakan satu kebutuhan pokok dalam kehidupan manusia.Tanpa bahasa manusia tidak berarti apa-apa dihadapan orang lain.Orang lain tidak memahami siapa dan bagaimana kita.Namun,ketika kita diajak untuk mendefinisikan apaitu bahasa,ternyata tidak semua penutur bahasa dapat menjelaskan dengan baik.Oleh karena itu perlu dipaparkan pengertian bahasa secara lengkap.

Ditinjau secara umum,bahasa dapat diartikan sebagai ucapan,pikiran dan perasaan seseorang yang disampaikan secara teratur dan digunakan sebagai alat komunikasi antaranggota masyarakat. Menurut Harimurti Kridaklaksana (1997) bahwa bahasa merupakan sistem lambang bunyi yang arbitrer,digunakan para anggota kelompok sosial untuk bekerja sama dan berkomunikasi untuk mengidentifikasi diri dihadapan orang lain.

Di sisi lain, rumusan pengertian bahasa dapat pula dilihat secara praktis dan teknis. Secara praktis, bahasa merupakan salah satu alat komunikasi berwujud sistem bunyi atau tulisan yang mempunyai makna tertentu, dpahami dan dihasilkan oleh alat ucap manusia. Secara teknis, bahasa merupakan seperangkat ujaran yang bermakna lengkap yang dihasilkan oleh alat ucap manusia.
Berdasarkan beberapa pengertian bahasa diatas, maka dapat dokemukakan secara jelas bahwa Bahasa Indonesia adalah suatu sistem lambang atau bunyi yang mempunyai makna secara lengkap dan teratur yang bersumber dari Bahasa Melayu dan digunakan sebagai alat komunikasi secara resmi diseluruh tanah air indonesia, mulai dari sabang sampai merauke.

PENGERTIAN BAHASA : secara umum dapat difenisikan sebagai lambang. Pengertian lain dari bahasa adalah alat komunikasi yang berupa sistem lambang yang dihasilkan oleh alat ucap pada manusia.
Perlu kita ketahui bahwa bahasa terdiri dari kata-kata atau kumpulan kata. Masing-masing mempunyai makna, yaitu, hubungan abstrak antara kata sebagai lambang dengan objek atau konsep yang diwakili Kumpulan kata atau kosa kata itu oleh ahli bahasa disusun secara alfabetis, atau menurut urutan abjad, disertai dengan penjelasan artinya dan kemudian dibukukan menjadi sebuah kamus atau leksikon
Pada waktu kita berbicara atau menulis, kata-kata yang kita ucapkan atau kita tulis tidak tersusun begitu saja, melainkan mengikuti aturan yang ada. Untuk mengungkapkan gagasan, pikiran atau perasaan, kita harus memilih kata-kata yang tepat dan menyusun kata-kata itu sesuai dengan aturan bahasa. Seperangkat aturan yang mendasari pemakaian bahasa, atau yang kita gunakan sebagai pedoman berbahasa inilah yang disebut Tata bahasa.
Untuk selanjutnya yang berhubungan dengan tata bahasa akan dibahas lebih detail lagi yaitu tentang fonologi, morfologi, sintaksis, semantik dan etimologi. Pengertian dari Fonologi ialah bagian tata bahasa yang membahas atau mempelajari bunyi bahasa. Morfologi mempelajari proses pembentukan kata secara gramatikal beserta unsur-unsur dan bentuk-bentuk kata. Sintaksis membicarakan komponen-komponen kalimat dan proses pembentukannya. Bidang ilmu bahasa yang secara khusus menganalisis arti atau makna kata ialah semantik, sedang yang membahas asal-usul bentuk kata adalahetimologi.


PENGERTIAN SISTEM : Sistem adalah kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada dalam suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak, contoh umum misalnya seperti negara. Negara merupakan suatu kumpulan dari beberapa elemen kesatuan lain seperti provinsi yang saling berhubungan sehingga membentuk suatu negara dimana yang berperan sebagai penggeraknya yaitu rakyat yang berada dinegara tersebut.

PENGERTIAN INFORMASI : Informasi adalah data yang sudah diolah menjadi suatu bentuk lain yang lebih berguna yaitu pengetahuan atau keterangan yang ditujukan bagi penerima dalam pengambilan keputusan, baik masa sekarang atau yang akan datang. Di era globalisasi ini, cara untuk menyampaikn suatu informasi bisa dilakukan melaui berbagai media elektronik secara online. Untuk melakukan pencarian suatu informasi dapat dicari dengan mudah dan cepat saat ini.
Sistem informasi adalah suatu aplikasi yang dapat kita temukan di computer, biasanya aplikasi ini digunakan untuk mendukung proses yang dijalankan oleh suatu organiasi tertentu yang bidangnya membutuhkan aplikasi sistem informasi.
Menurut Robert A. Leitch dan K. Roscoe Davis sistem informasi adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.
Sistem informasi adalah aplikasi komputer untuk mendukung operasi dari suatu organisasi: operasi, instalasi, dan perawatan komputer, perangkat lunak, dan data. Sistem Informasi Manajemen adalah kunci dari bidang yang menekankan finansial dan personal manajemen. Sistem Informasi Penjualan adalah suatu sistem informasi yang mengorganisasikan serangkaian prosedur dan metode yang dirancang untuk menghasilkan, menganalisa, menyebarkan dan memperoleh informasi guna mendukung pengambilan keputusan mengenai penjualan.
Sistem Informasi adalah sekumpulan komponen dari informasi yang saling terintegrasi untuk mencapai tujuan yang spesifik. Komponen yang dimaksud adalah komponen input, model, output, teknologi, basis data (data base), kontrol atau komponen pengendali.

Sistem Informasi adalah sekumpulan hardware, software, brainware, prosedur dan atau aturan yang diorganisasikan secara integral untuk mengolah data menjadi informasi yang bermanfaat guna memecahkan masalah dan pengambilan keputusan
Sistem Informasi adalah satu Kesatuan data olahan yang terintegrasi dan saling melengkapi yang menghasilkan output baik dalam bentuk gambar, suara maupun tulisan.

Sistem Informasi adalah Proses yang menjalankan fungsi mengumpulkan, memproses, menyimpan, menganalisis, dan menyebarkan informasi untuk kepentingan tertentu; kebanyakan SI dikomputerisasi.

Sistem informasi adalah sekumpulan komponen pembentuk sistem yang mempunyai keterkaitan antara satu komponen dengan komponen lainnya yang bertujuan menghasilkan suatu informasi dalam suatu bidang tertentu. Dalam sistem informasi diperlukannya klasifikasi alur informasi, hal ini disebabkan keanekaragaman kebutuhan akan suatu informasi oleh pengguna informasi. Kriteria dari sistem informasi antara lain, fleksibel, efektif dan efisien.

Sistem informasi adalah kumpulan antara sub-sub sistem yang salaing berhubungan yang membentuk suatu komponen yang didalamnya mencakup input-proses-output yang berhubungan dengan pengolaan informasi (data yang telah dioleh sehingga lebih berguna bagi user).

Sistem informasi adalah sistem yang saling berhubungan dan terintegrasi satu dengan yang lain dan bekerja sesuai dengan fungsinya untuk mengatur masalah yang ada.
Suatu sistem informasi (SI) atau information system (IS) merupakan aransemen dari orang, data, proses-proses, dan antar-muka yang berinteraksi mendukung dan memperbaiki beberapa operasi sehari-hari dalam suatu bisnis termasuk mendukung memecahkan soal dan kebutuhan pembuat-keputusan manejemen dan para pengguna yang berpengalaman di bidangnya.

Sistem Informasi terdiri dari dua buah kata, yakni sistem dan informasi. Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Menurut Jerry FithGerald: “ Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu sasaran tertentu”. Informasi adalah data yang telah diproses menjadi bentuk yang memiliki arti bagi penerima dan dapat berupa fakta, dan memiliki suatu nilai yang bermanfaat. Bila keduanya digabungkan maka Sistem Informasi berarti suatu sistem terintegrasi yang mampu menyediakan informasi yang bermanfaat bagi penggunanya.

Secara awam masyarakat mengenal sistem informasi berupa software yang ditunjang dengan adanya sebuah komputer (hardware). Fungsi dari sistem informasi adalah untuk mengolah, menyimpan, mempublikasikan (menyebarkan) sebuah informasi. Dengan adanya sistem informasi ini informasi dapat dikelola dan diakses dengan cepat serta akurat. Ini memudahkan seseorang untuk mendapatkan informasi secara efisien karena dapat menghemat biaya, tenaga, dan waktu. Sehingga manusia dapat menggunakan waktu dan tenaganya untuk melakukan aktivitas lainnya yang lebih dari sebelumnya.

PENGERTIAN ILMU : Ilmu merupakan pengetahuan yang dapat di pahami, di mengerti, serta dapat di terapkan. Ilmu pengetahuan tercipta karena adanya kebutuhan manusia untuk menguasai alam semesta dalam rangka mempertahankan kehidupannya.
Sesuai dengan perkembangan kebutuhan manusia, ilmu pengetahuan pun berkembang dengan sangat pesatnya. Penguasaan terhadap alam semesta itu dilakukan dengan tidak merusak tatanan alam itu sendiri. Kerusakan terhadap tatanan alam akan berdampak pada kehidupan umat manusia. Agar penguasaan alam semesta tidak bertampak pada perusakan, maka penguasaan terhadap ilmu pengetahuan perlu dibaringi dengan norma dan etika.

PENGERTIAN BUDAYA : Budaya secara harfiah berasal dari Bahasa Latin yaitu Colere yang memiliki arti mengerjakan tanah, mengolah, memelihara ladang (menurut Soerjanto Poespowardojo 1993).
Menurut The American Herritage Dictionary mengartikan kebudayaan adalah sebagai suatu keseluruhan dari pola perilaku yang dikirimkan melalui kehidupan sosial, seniagama, kelembagaan, dan semua hasil kerja dan pemikiran manusia dari suatu kelompok manusia.

Menurut Koentjaraningrat budaya adalah keseluruhan sistem gagasan tindakan dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan miliki diri manusia dengan cara belajar.

Kesimpulannya budaya adalah sesuatu perilaku dari sekelompok masyarakat yang menjadi suatu tradisi atau kebiasaan yang dilakuukkan secara turun temurun dari sekelompok masyarakat dan itu menjadi ciri khas dari kelompok mereka.

PENGERTIAN DASAR : Dasar adalah suatu awalan atau permulaan dari semuannya, ilmu dasar berarti ilmu yang di pelajari adalah awal dari sebuah pelajaran dan pelajaran itu akan berkembang yang disebut pengembangan dasar.

ILMU BUDAYA DASAR : Secara sederhana IBD adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang diekembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Istilah IBD dikembangkan petama kali di Indonesia sebagai pengganti istilah basic humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa Inggris “the Humanities”. Adapun istilah humanities itu sendiri berasal dari bahasa latin humnus yang astinya manusia, berbudaya dan halus. Dengan mempelajari th humanities diandaikan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Dengan mempelajari the humanities diandaikan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa the humanities berkaitan dengan nilai-nilai manusia sebagai homo humanus atau manusia berbudaya. Agar manusia menjadi humanus, mereka harus mempelajari ilmu yaitu the humanities disamping tidak meninggalkan tanggungjawabnya yang lain sebagai manusia itu sendiri.

Manusia dan informasi.

Dalam kesehariannya manusia tidak dapat terlepas informasi-informasi yang ada disekitarnya. Mengapa demikian? Karena manusia memiliki panca indera yang berfungsi menerima setiap informasi bagi dirinya sendiri maupun bagi orang lain. Tak bisa dipungkiri bahwa setiap input yang masuk kedalam panca indera kita dapat menjadi sebuah informasi, entah itu menjadi informasi yang bermanfaat ataupun tidak. Dan bila manusia itu sendiri merasa bahwa informasi itu sangat penting bagi dirinnya maka akan timbul perasaan keingintahuan dan penasaran untuk mendapatkan informasi tersebut sebanyak-banyaknya.

Banyak sekali cara untuk mendapatkan informasi yang berguna bagi manusia. Misalkan didalam sebuah keluarga, seorang Ayah membaca Koran di pagi hari untuk mendapatkan informasi berita atau peristiwa kejadian yang telah terjadi, melihat harga penjualan suatu barang, mencari informasi lowongan pekerjaan. Sang Ibu membaca majalah atau tabloid untuk mendapatkan informasi bagaimana cara mengurus si buah hati yang masih bayi, mendapatkan resep-resep makanan yang bervariasi, serta tips-tips menjaga rumah tangga yang harmoni. Begitupun sang anak yang mendapatkan informasi dari tayangan televisi, teman bermainnya, buku-buku cerita maupun pelajaran, serta internet yang sekarang sudah dapat diakses dibanyak tempat.

Selain manusia membutuhkan informasi bagi dirinya, manusia sebagai makhluk sosial perlu memberikan informasi pula bagi orang lain. Memberikan informasi kepada orang lain diperlukan karena manusia saling terkait antara yang satu dengannya lainnya dalam rangka saling memenuhi kebutuhannya masing-masing.

Banyak sekali media untuk dapat memberikan informasi tersebut baik kepada individu / perseorangan (misalkan dengan surat, telephone, sms, fax, e-mail) serta kelompok atau masyarakat luas (misalkan dengan memasangkan iklan atau pengumuman melalui banner di jalan-jalan, televisi, penerbitan buku-buku, dll). Sehingga banyak sekali cara-cara yang variatif dan menarik dalam memberikan informasi agar orang lain mau untuk menggali lebih dalam informasi yang diberikan tersebut.

Pentingnya dan dampak dari sebuah informasi

Peningkatan kemampuan manusia dalam mendapatkan, menyebarkan, serta mengolah informasi berdampak sistemik terhadap kehidupan manusia secara keseluruhan. Dari segi waktu yang tersisa banyak akibat pengelolaan informasi yang sangat cepat, manusia dapat menggunakannya untuk mencari informasi yang lainnya atau melakukan aktifitas yang bermanfaat. Manusia pun akan semakin berkembang karena ia mendapatkan informasi yang sebanyak mungkin ia dapatkan. Selanjutnya manusia akan berubah cara berfikirnya, bisa menjadi lebih realistis, mudah beradaptasi, mampu melihat keadaan lingkungan disekitarnya, serta cara pandang wawasan yang lebih luas. Selanjutnya manusia akan terus mengembangkan potensi yang ada pada dirinya tersebut untuk kehidupan yang lebih baik lagi.

Namun disisi lainnya manusia bisa terjebak dengan dimudahkannya dalam mendapatkan informasi yang ia inginkan. Manusia akan merasa terlena sehingga tanpa sadar berjalan dalam kelalaiannya sendiri. Selain itu informasi yang bersifat negatif pun bila tidak difilter dan langsung diterima begitu saja maka akan menyebabkan berdampak buruk bagi seseorang. Informasi tersebut akan merubah cara pandang, gaya hidup, pergaulan, serta kebiasaan yang berbeda dan dianggap aneh bagi orang lain disekitarnya karena bisa jadi berbenturan norma-norma atau nilai-nilai yang ada dimasyarakat.

Informasi-informasi yang terlalu banyaknya akan masuk dan terlalu mudah diakses ini akan mampu merubah kepribadian seseorang. Dalam kehidupan nyata dimasyarakat remajalah yang akan sangat mudah terpengaruh atas informasi yang masuk kepadanya. Alasannya klasik yakni karena remaja dianggap sebagai seseorang yang masih mencari jati dirinya. Bila informasi yang diterima berdampak positif hal ini tentu menjadi harapan dari penemuan dan pengembangan dari sebuah teknologi, namun bila sebaliknya akan sangat merugikan sekali akibatnya. Remaja akan kehilangan jati diri yang telah tertanam dari para leluhurnya. Bila setiap remaja seperti demikian maka sebuah generasi akan kehilangan jati diri bangsanya masing-masing. Walaupun perlu waktu yang panjang untuk melihat hal tersebut, namun dampak ini telah terlihat bahkan mulai dominan di dalam masyarakat.

Informasi dapat merubah nilai-nilai yang ada didalam masyarakat

Sebuah nilai-nilai kehidupan masyarakat yang telah lama tertanam didalam sebuah masyarakat merupakan warisan turun-temurun dari para leluhurnya. Sebagai contoh masyarakat Indonesia sejak dahulu nenek moyangnya telah terkenal dengan budaya bangsa yang agak ketimur-timuran, Hal ini tercermin dari cara berpakaian yang tertutup dan rapi, tutur kata yang santun, ramah tamah, serta memiliki semangat untuk bergotong-royong.

Seiring berjalannya kemajuan teknologi dalam mengembangkan informasi yang mudah diakses dari banyaknya macam media, secara perlahan-lahan berbagai informasi yang begitu derasnya tak tertampung masuk kedalam masyarakat Indonesia, sehingga merubah paradigma berfikir dan menggeser nilai-nilai yang ada dengan tren atau kebiasaan orang diluar masyarakat Indonesia.

Nilai-nilai tadi berubah menjadi budaya yang biasa dibilang dengan budaya kebarat-baratan. Perlahan tapi pasti kebiasaan dan semangat-semangat yang dahulu mulai berubah. Dahulu seorang wanita akan malu bila berpakaian yang terlalu terbuka auratnya, serba ketat dan mini. Namun pandangan tersebut berubah, bila sekarang dengan sedikit ledekan atau cibiran seorang wanita akan malu bila ia terlihat mengenakan pakaian yang rapi, sopan dan serba tertutup.

Ini merupakan salah satu contoh dari sebuah indikator bagaimana informasi mampu menggeser serta merubah nilai-nilai yang telah lama tertanam di sebuah mayarakat. Tentunya ini merupakan dampak negatif. Mungkin salah satu solusinya adalah bagaimana masyarakat mampu untuk memilah-milah informasi-informasi yang mereka terima tanpa begitu saja.

Perlu diperhatikan kembali bahwa didalam sebuah masyarakat generasi mudalah yang sangat rentan terkena dampak negatif ini. Kebiasaan-kebiasaan yang dianggap “negatif” karena diluar nilai-nilai yang berlaku dimasyarakat itu, bila telah terbiasa dilakukan semenjak dini akan menjadi sulit untuk dikembalikan lagi. Dan berdampak kepada generasi selanjutnya.

HUBUNGAN INFORMASI DENGAN ILMU :

Pengaksesan informasi secara online sangat bermanfaat bagi IPTEK. Dalam IPTEK internet menjadi kebutuhan sehari-harinya. Karena melalui internet maka orang bisa mengetahui ilmu pengetahuan yang kita tidak ketahui menjadi tahu. Kemudian manfaat yang lainnya internet bagi IPTEK, yaitu mempelajari teknologi-teknologi yang berkembang saat ini. Dan juga bisa membantu dalam menyelesaikan tugas-tugas sekolah yang tugasnya membuat laporan-laporan lainnya. Seperti laporan makalah ekonomi, biologi, kimia, fisika, dan lain-lain. Kalau kita hanya berpatokan dengan buku saja maka kita akan mengalami kerepotan dalam mencarinya. Bukan hanya makalah, laporan penelitian juga bisa seperti jurnal yang hanya bisa didapatkan di internet.

Tapi di tiap sekolah di Indonesia khususnya sekolah negeri, pemerintah sudah memasang computer di tiap sekolah plus internet. Agar siswa dan siswi Indonesia tidak menjadi bodoh dalam menggunakan computer dan internetnya. Tapi internet tidak selalu menguntungkan ada juga kerugiannya seperti adanya situs-situs yang tidak wajar untuk ditampilkan di depan public. Kesemua itu dilakukan oleh manusia hanya untuk mencari sensasi. Tapi manusia tidak tau apa yang akan terjadi jikalau anak-anak yang melihatnya. Mereka bisa terpengaruh dan juga bisa menirunya jika mereka suka.

Internet tidak selalu menguntungkan ada juga sisi negativenya. Tapi kalau untuk mencari berita-berita atau informasi penting itu sangat berguna sekali. Internet merupakan sarana pendidikan untuk menambah wawasan. IPTEK di Indonesia cukup bagus. Dimana pendidiknya profesional dan berpengalaman. Kesemua itu dilakukan agar Indonesia tidak lagi menjadi negara terbelakang dalam hal pendidikan. Faktor yang menghambat pendidikan di Indonesia adalah kurangnya modal untuk mendirikan dan menyekolahkan orang-orang yang kurang mampu.

Sebelum adanya Internet, masalah utama yang dihadapi oleh pendidikan di seluruh dunia adalah akses kepada sumber informasi. Perpustakaan yang konvensional merupakan sumber informasi yang sayangnya tidak murah. Buku-buku dan journal harus dibeli dengan harga mahal. Pengelolaan yang baik juga tidak mudah. Sehingga akibatnya banyak tempat di berbagai lokasi di dunia yang tidak memiliki perpustakaan yang lengkap. Adanya Internet memungkinkan mengakses kepada sumber informasi yang mulai tersedia banyak. Dengan kata lain, masalah akses semestinya bukan menjadi masalah lagi. Tetapi di Indonesia, belum semua pendidikan menggunakan internet. Ada beberapa alasan mengapa di Indonesia belum semua pendidikan menggunakan internet, faktornya adalah :

Kurangnya penguasaan bahasa Inggris. Suka atau tidak suka, sebagian besar informasi di Internet tersedia dalam bahasa Inggris. Penguasaan bahasa Inggris menjadi salah satu keunggulan (advantage).

Kurangnya sumber informasi dalam bahasa Indonesia. Kita sadari bahwa tidak semua orang Indonesia akan belajar bahasa Inggris. Untuk itu sumber informasi dalam bahasa Indonesia harus tersedia. Saat ini belum banyak sumber informasi pendidikan yang tersedia dalam bahasa Indonesia. Konsep berbagi (sharring), misalnya dengan membuat materi-materi pendidikan di Internet, belum merasuk. Inisiatif langka seperti ini sudah ada namun masih kurang banyak.

Akses Internet masih mahal. Meskipun sudah tersedia, akses ke Internet masih mahal. Namun hal ini diharapkan akan menjadi lebih murah di masa yang akan datang. Diharapkan akselerasi penurunan harga menjadi fokus utama dari Pemerintah. Mekanisme lain adalah adanya subsidi dari pemerintah untuk institusi pendidikan.

Akses Internet masih susah diperoleh. Beberapa daerah di Indonesia masih belum memiliki jalur telepon yang dapat digunakan untuk mengakses Internet.

Selain dari dampak positif, internet juga berdampak negatif bagi para pelajar. Pengguna internet terbesar saat ini adalah para pelajar SLTP diikuti oleh pelajar SLTA dan kalangan mahasiswa justru menempati urutan ketiga (kecuali di warnet yang berdekatan dengan kampus). Dalam sebuah survey, para pelajar SLTP, SLTA dan SD sebagian besar menggunakan internet untuk bermain game dan chatting. Dan rata-rata mereka rela menghabiskan waktu 3-5 jam/ hari dengan mengeluarkan uang Rp.7000 – Rp.30.000/hari untuk bermain internet. Memang tidak semua pelajar hanya menggunakan internet untuk bermain game dan chatting. Memang diantara mereka juga menggunakan internet untuk sarana mencari pengetahuan, namun yang melakukan hal itu jumlahnya tidaklah banyak.

Game dan chatting bisa membawa effect kecanduan. Dan apabila sudah kecanduan tentu effect sampingnya akan membuat anak menjadi malas belajar, malas mengaji dan setiap ada kesempatan selalu berusaha untuk bermain game dan chatting. Dampak negatif bermain game hampir sama dengan dampak permainan Play Station dimana seseorang yang sudah kecanduan akan betah seharian bermain dan bahkan lupa makan, lupa minum dan lupa kalau hari esok masih ada.

Begitu juga dengan chatting, para pelajar yang melakukan kegiatan ini menganggap waktu 5 jam sama dengan 10 menit. Dan mereka cenderung memanfaatkan chatting untuk sekedar ngobrol kesana-kemari dengan teman kencannya di internet dan bahkan tidak menutup kemungkinan juga mengarah kepada pembicaraan yang porno. Effect permainan game dan chatting ini justru lebih berbahaya dari kekhawatiran kita sekitar 5 tahun lalu tentang maraknya situs-situs porno. Karena berdasarkan pengamatan, ternyata situs porno hanya berefek pada euforia dan dalam waktu singkat mereka sudah akan bosan. Namun effect game dan chatting adalah effect candu yang bisa membuat penggunanya menjadi ketagihan dan ini yang sangat berbahaya bagi dunia pendidikan kita. Beberapa kejadian di Indonesia menunjukan ada kasus perkosaan oleh teman chatting, penipuan oleh teman chatting

HUBUNGAN INFORMASI DAN BUDAYA :

Globalisasi pada hakikatnya ternyata telah membawa nuansa budaya dan nilai yang mempengaruhi selera dan gaya hidup masyarakat. Melalui media yang kian terbuka dan terjangkau, masyarakat menerima berbagai informasi tentang peradaban baru yang datang dari seluruh penjuru dunia. Begitulah, misalnya, banjir informasi dan budaya baru yang dibawa media tak jarang teramat asing dari sikap hidup dan norma yang berlaku. Terutama masalah pornografi, dimanasekarang wanita-wanita Indonesia sangat terpengaruh oleh trend mode dari Amerika dan Eropa yang dalam berbusana cenderung minim, kemudian ditiru habis-habisan. Sehingga kalau kita berjalan-jalan di mal atau tempat publik sangat mudah menemui wanita Indonesia yang berpakaian serba minim mengumbar aurat. Di mana budaya itu sangat bertentangan dengan norma yang ada di Indonesia. Belum lagi maraknya kehidupan free sex di kalangan remaja masa kini. Pengaruh informasi terhadap budaya ini memang menyebabkan pengaruh yang paling parah. Kalau di negara Indonesia ini hamper semua masyarakatnya telah mengikuti budaya yang seperti di Amerika dan Eropa, pasti akan ada perpecahan dari dalam negeri ini, akan ada pertentangan yang mungkin akan berdampak buruk bila orang yang mengikuti gaya Eropa dan Amerika itu melawan. Karena kalau mereka melawan, mereka akan berfikir negara Indonesia ini seperti negara luar yang bebas. Jadi mereka akan melakukan tindakan yang bebas sesuka hati mereka untuk mempertahankan gaya yang ditiru oleh mereka.

Kehidupan sosial masyarakat juga ikut berdampak akibat perkembangan informasi tersebut, terutama pada perkembangan internet. Dampak dari pengaruh tersebut adalah kurangnya sikap gotong-royong dari masyarakat, individualisme terlihat pada masyarakat kota. Hubungan sosial yang terjalin di masyarakat kita bisa hanya dengan menggunakan via hand phone atau via email. Memang cara seperti itu praktis, cepat dan mudah. Tapi tanpa sadar mereka tidak dapat bersilaturahmi secara langsung.

Pengaruh positif dari informasi yang berkembang di dunia bagi budaya yaitu pengetahuan budaya. Indonesia yang belakangan ini budayanya yang dimiliki sering diakui atau diklaim oleh negara lain kini seluruh dunia dapat melihat dan mengenal bagaimana kebudayaan di Indonesia, sehingga seluruh dunia dapat tau bagaimana isi di setiap masing-masing negara, sebenarnya selain memamerkan bdayanya, Indonesia juga harus memberikan hak paten terhadap budaya-budayanya agar tidak di curi lagi oleh negara lain kalau Indonesia sudah mengukuhkannya. Jadi mudah-mudahan tidak akan ada lagi pengakuan dari Negara-negara lain terhadap kebudayaan bangsa Indonesia.

KESIMPULAN KORELASI BAHASA INDONESIA DENGAN SISTEM INFORMASI  DAN BUDAYA :

Kesimpulannya sistem informasi dan ilmu budaya adalah kesatuan bagian-bagian yang saling berhubungan yang berada dalam suatu wilayah serta memiliki item-item penggerak dari sekelompok masyarakat yang menjadi suatu tradisi atau kebiasaan yang dilakuukkan secara turun temurun dari sekelompok masyarakat dan itu menjadi ciri khas dari kelompok mereka. Hubungan antara sistem dan budaya adalah dalam hal penggerak dan kesatuan bagian yang saling berhubungan. Budaya di Indonesia pasti ada penggerak atau yang malukukan kegiatan kebudayaan tersebut yaitu masyarakat Indonesia itu sendiri. Indonesia memiliki banyak ragam suku-suku sehinngga budaya yang ada di Indonesia bermacam-macam. Walaupun berbeda-beda suku dan budaya, Indonesia memiliki ‘bhineka tunggal ika’ yang artinya walaupun berbeda-beda tapi tetap satu jua. Jadi suatu sistem yang menghubungkan budaya di Indonesia adalah sebuah negara Indonesia yang dipimpin seseorang Presiden.

 02.53